Gunung Kidul, AIS Jateng. Sekitar 1.000 anggota Barisan Serbaguna (Banser) Ansor Gunungkidul menggelar apel pada pada Sabtu (17/3/2012).
Apel ini diadakan sebagai salah satu agenda kegiatan pra-Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan Semin Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta dan pengambilan sikap terhadap adanya aliran Islam yang dirasa telah menyinggung warga Nahdliyin.
| Banser Gunung Kidul Gelar Apel (Sumber Gambar : Nu Online) |
Banser Gunung Kidul Gelar Apel
Dalam amanatnya Ketua GP Ansor Gunung Kidul mengintruksikan kepada Banser agar tidak berjalan sendiri-sendiri namun harus menunggu perintah dari pimpinan/komandan. Selain itu, Banser juga diminta berhati-hati terhadap sejumlah kelompok masyarakat atau aliran Islam terutama MTA (Majlis Tafsir Alquran) yang ingin menganggu dan mengubah konsep dasar bernegara dan beragama yang sudah menjadi harga mati bagi warga nahdliyin.
"Barang siapa yang akan menganggu dan mengubah konsep bernegara dan beragama maka akan berhadapan dengan Barisan Ansor Serbaguna (Banser)," ujar Ketua GP Ansor Gunungkidul ketika menjadi inspektur apel Banser pagi ini.

EmoticonEmoticon